Nice Dikeliling Pemain Muda Solid dan Berbakat

judi bola online indonesia

Di Ligue 1 Uber Eats yang kedua, Nice memiliki peluang untuk memperkecil jarak dengan pemimpin klasemen Paris Sant Germain. Mereka memberi jamuan kepada Nantes yang sedang dalam performa terbaiknya pada Jumat malam. Pertarungan antar keduanya berhasil memancing antusias para penggemar Judi Bola Online Indonesia karena sama-sama menunjukkan performa terbaik.

Pada babak pertama, memberi tim Christophe Galtier kesempatan untuk menekan klub-klub pada tingkat klasemen mereka. Mereka tidak mudah melakukan hal tersebut saat melawan tim Nantes yang telah mengumpulkan 10 poin dari empat pertandingan liga terakhir untuk naik ke urutan sembilan di klasemen.

Sepuluh pemain Nice mendapat kemenangan dengan skor akhir 3-0 di Brest akhir pekan lalu. Saat pertandingan berlangsung Morgan Schneiderlin mendapat kartu merah yang membuat gelandang internasional Prancis itu dikeluarkan dari lapangan. Skor akhir tersebut menjadi kejutan bagi Judi Bola Online Indonesia sehingga selalu ingin mengunjungi Slot Online Terpercaya  .

Saat mendapat peluang, Khepren Thuram langsung saja masuk ke lini tengah bersama pemain internasional Belanda Pablo Rosario. Itu adalah wilayah yang membuat Les Aiglons kekurangan angka saat pertandingannya di AFCON dengan Gabon.

“Saya melihat ada upaya sangat bagus dari para pemain saat pertandingan berlangsung. Terutama saya menyukai peran dan kerja keras yang ditunjukkan oleh para pemain penyerang. Kami juga memiliki pertahanan yang sangat baik tetapi kami harus tampil lebih baik lagi saat melawan Nantes pada hari Jumat karena mereka adalah tim yang baru saja mengambil 11 poin dari enam pertandingan”. Ungkap Christophe Galtier pria berumur 55 tahun tersebut.

Nice juga berbicara mengenai rekrutan baru Jordan Amavi, Melvin Bard dan Calvin Stengs. Semua pemain tersebut dinyatakan positif Covid pada minggu lalu. Galtier menambahkan “Untuk mengikuti pelatihan individual, saya tidak tahu apakah mereka bisa bermain pada hari Jumat. Maka dari itu, saya harus mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi untuk pertandingan mendatang”.

Untuk mengejar kemenangan Ligue 1 keempat berturut-turut, diperlukan kembalinya performa terbaik setelah satu keberhasilan dalam pertandingan sebelumnya. Tujuan ini membuat Galtier memberi respon bahwa ia harus mengandalkan pemain terbaik “Saya akan mengandalkan pemain berpengalaman untuk menenangkan semua orang yang menginginkan kemenangan, terutama para pemain muda” Tegasnya.

Bek tengah Nantes Nicolas sebagai lini pertahanan, diragukan kembali untuk tampil karena cedera betis yang membuatnya tidak bisa berlatih. Selain itu, penyerang mematikan Ludovic Blas sedang berjuang untuk memulihkan cedera paha. Begitupun juga dengan Wylan Cyprien, Simon, Kalifa Coulibaly, Charles Traoré dan Jean-Charles Castelletto yang semuanya absen karena AFCON.

Menanggapi hal tersebut, pelatih Antoine Kombouaré harus bekerja lebih keras lagi untuk mempersiapkan anak asuhannya saat melawan Nice di pertandingan mendatang. Dirinya mengatakan “Kami bermain melawan klub yang menempati posisi kedua di liga. Mereka telah menang di Rennes, mengalahkan lens sehingga bisa menikmati kemenangan besar di Brest walaupun bermain selama 75 menit dengan jumlah 10 pemain”.

Pria berumur 58 tahun tersebut menambahkan “Saat ini mereka berhasil menunjukkan alur permainan yang sangat baik dan memiliki pertahanan terkuat kedua di liga setelah serangan terbaik keenam. Mereka solid, penuh kualitas, memiliki bakat dan pengalaman untuk berjuang bersama pemain-pemain muda berbakat seperti Amine Gouiri dan Kasper Dolberg. Mereka adalah skuat besar yang sangat bagus dan penuh dengan kualitas tinggi”.

Performa yang selama ini ditunjukkan Nice tentu membuat lawannya pada pertandingan mendatang harus bekerja lebih ekstra lagi demi merebut kemenangan dari Nice.